Visual konseptualPengobatan Gratis
Layanan kesehatan dasar berbasis komunitas yang mencakup pemeriksaan awal, konsultasi tenaga kesehatan, edukasi, dan arahan tindak lanjut.
Portofolio
Sepuluh rancangan program dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi menunjukkan bagaimana kebutuhan dapat diterjemahkan menjadi pendekatan yang relevan serta outcome yang dapat dipelajari.
Visual konseptualGunakan pencarian dan filter kategori. Quick-view menjelaskan tujuan, pendekatan, dan outcome yang diharapkan tanpa membuat capaian operasional fiktif.
10 dari 10 program ilustratif
Visual konseptualLayanan kesehatan dasar berbasis komunitas yang mencakup pemeriksaan awal, konsultasi tenaga kesehatan, edukasi, dan arahan tindak lanjut.
Visual konseptualDukungan obat atau suplemen dilakukan berdasarkan asesmen, arahan penggunaan yang aman, dan pencatatan penerima.
Visual konseptualPendampingan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui praktik cuci tangan, sanitasi, kebersihan lingkungan, air bersih, dan kebiasaan keluarga.
Visual konseptualDukungan pendidikan yang memadukan bantuan kebutuhan belajar, mentoring, dan pemantauan perkembangan peserta.
Visual konseptualPembelajaran praktis tentang komunikasi, fasilitasi, pengambilan keputusan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial.
Visual konseptualPendampingan untuk mengenali masalah pasar, merancang solusi, mengelola keuangan dasar, dan memasarkan produk secara digital.
Visual konseptualMenghubungkan komunitas dengan mentor, layanan, jejaring, pasar, dan calon mitra.
Visual konseptualPelatihan berbasis kebutuhan yang mencakup keterampilan interpersonal, digital, teknis, dan kesiapan kerja.
Visual konseptualPendampingan untuk mengubah potensi lokal menjadi produk atau jasa yang relevan, bernilai tambah, dan adaptif terhadap perubahan pasar.
Visual konseptualMembantu pelaku usaha memetakan bahan, tenaga, alur kerja, standar mutu, hingga hasil akhir produk atau jasa.
Visual konseptualCara membaca rancangan
Contoh penataan proses usaha memperlihatkan bagaimana input dan aktivitas ditata agar menghasilkan output yang konsisten, kemudian dinilai dari perubahan yang benar-benar dialami pelaku usaha.
Proses kerja belum konsisten dan sulit dievaluasi.
Memetakan bahan, tenaga, alur, serta titik kontrol mutu.
Efisiensi, konsistensi kualitas, dan proses yang lebih terukur.
Lihat bagaimana laporan dapat menghubungkan temuan, keterbatasan, dan tindakan perbaikan.